
Dalam keterangannya, Direktur Persija, Mohamad Prapanca. Mengatakan bahwa saat ini klubnya membutuhkan perubahan ke arah yang lebih baik, menurutnya keputusan mengakhiri kerja sama dengan pelatih adalah bagian dari dinamika profesionalisme.
“Persija butuh perubahan segera, perpisahan dengan Carlos Pena menjadi interpelasi dari semangat perubahan itu, dan bagi kami situasi ini adalah dinamika profesionalisme semata,” ungkap Prapanca, 1 Mei 2025.