
Dari informasi warga, pelaku melakukan aksinya terhadap beberapa anak yang masing-masing berusia 12, 5, 17 dan 6 tahun.
Kades setempat mengatakan aksi pelaku sudah berlangsung beberapa tahun lalu sejak salah satu korbannya duduk di kelas 6 SD.
“Pelaku ini adalah warga asli sini dan dia ini sudah melakukan perbuatannya bejatnya sejak beberapa tahun ini, ” jelasnya kepada intrik.id.