Bukan Bonsai Biasa, 10 Tanaman Koleksi Penggemar Ini Kini Mempercantik Taman Bukit Baru PT Timah

    INTRIK.ID, BABEL – Pengunjung Taman Bukit Baru PT Timah kini bisa menikmati keindahan 10 pot bonsai hasil kontribusi Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Kota Pangkalpinang.

    Namun, tanaman yang diserahkan bukan sekadar penghias taman. Bonsai tersebut merupakan karya seni tanaman yang membutuhkan ketelatenan, kesabaran, dan proses pembentukan dalam waktu panjang.

    Sebanyak 10 pot bonsai itu diserahkan langsung Ketua PPBI Kota Pangkalpinang, Mashur Samsuri atau akrab disapa Dimas, kepada Direktur Utama PT Timah, Restu Widiyantoro, didampingi Kepala Divisi General Affair PT Timah, Wijaya, Senin (2/11/2026).

    Beragam jenis bonsai yang diserahkan antara lain sapu-sapu atau tidur atap, mirten, ulmus, asam, sancang, hingga kelapa. Sejumlah tanaman tersebut juga memiliki karakteristik yang dekat dengan kekayaan flora lokal Pulau Bangka.

    Dimas mengatakan, penyerahan bonsai tersebut merupakan inisiatif para anggota PPBI yang ingin berkontribusi dalam memperindah lingkungan sekaligus memberikan nilai tambah bagi ruang publik.

    Menurutnya, Taman Bukit Baru PT Timah merupakan salah satu kawasan yang ramai dikunjungi masyarakat. Karena itu, PPBI tergerak untuk ikut mempercantik kawasan tersebut melalui koleksi bonsai para anggotanya.

    “Kami melihat taman PT Timah ini cukup ramai dikunjungi masyarakat. Dari kepedulian terhadap lingkungan, kami para penggemar bonsai ingin membantu membuat taman ini menjadi lebih cantik dan indah,” ujar Dimas.

    Ia menjelaskan, bonsai memiliki nilai seni tersendiri karena setiap pohon dibentuk melalui proses panjang dengan memperhatikan karakter dan pertumbuhannya.

    Dalam dunia bonsai, terdapat kategori bonsai taman dan bonsai kontes. Sepuluh bonsai yang diserahkan kepada PT Timah merupakan jenis bonsai kontes yang memiliki nilai artistik dan biasa diikutsertakan dalam berbagai perlombaan.

    Proses membentuk bonsai tidak bisa dilakukan secara instan. Perajin harus memahami karakter tanaman serta telaten merawat dan membentuknya agar menghasilkan tampilan yang indah.

    Karena itu, PPBI Pangkalpinang tidak ingin kontribusinya berhenti pada penyerahan tanaman. Mereka juga menyatakan siap membantu PT Timah dalam merawat bonsai-bonsai tersebut agar tetap terjaga kualitas dan keindahannya.

    “Kami siap membantu PT Timah melalui PPBI untuk merawat bonsai yang ada di taman ini. Jadi, bukan hanya menyerahkan tanaman, tetapi kami juga ingin ikut memastikan bonsai ini tetap terawat,” jelasnya.

    Lebih jauh, Dimas berharap keberadaan bonsai di Taman Bukit Baru dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk mengenal seni bonsai dan potensi tanaman lokal.

    Ia juga berharap semakin banyak masyarakat Bangka Belitung yang tertarik mempelajari seni tersebut. Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan tanaman yang berpotensi dikembangkan menjadi bonsai dengan nilai seni tinggi.

    Taman Bukit Baru PT Timah sendiri merupakan ruang terbuka hijau yang dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari sarana olahraga, jogging track, wahana permainan air, hingga area rekreasi dan koleksi satwa.

    Kehadiran 10 bonsai tersebut diharapkan menambah daya tarik kawasan sekaligus memperkaya pengalaman masyarakat saat berkunjung.

    Kolaborasi PPBI dan PT Timah ini menunjukkan bahwa komunitas dengan keahlian dan minat tertentu dapat mengambil peran dalam menjaga keindahan ruang publik. Tidak hanya menghadirkan tanaman hias, tetapi juga memperkenalkan seni dan kepedulian terhadap lingkungan kepada masyarakat.

    Sumber: PT Timah Tbk

    Tagged with:
    BonsaiPPBIpt timah
      Ikuti kami di Facebook