
Bijay yang menyaksikan hal tersebut segera melaporkan ke pihak keluarga dan masyarakat untuk mencari korban. Namun hingga sore hari korban tidak ditemukan dan selanjutnya keluarga korban menghubungi kansar pangkalpinang untuk meminta bantuan SAR.
Kansar Pangkalpinang yang menerima laporan tersebut langsung menerjunkan 1 tim rescue dan mengerahkan perangkat CAPE (Crocodile Attack Protection Equipment) sebagai alat pelindung Tim dan masyarakat dalam upaya pencarian terhadap korban.
Basarnas juga menurunkan Drone DJI MAVIC 3T yang memiliki sensor panas tubuh manusia dan dapat digunakan untuk pencarian dimalam hari.