
Ia juga menyebutkan, tahun lalu telah melakukan penerjemahan dari cerita rakyat ke sastra Bangka, tetapi masih pilot project, dan tahun ini akan dilaksanakan.
“Selain itu, kami juga ada Kelompok Kerja Layanan Profesional, pengembangan dan perlindungan bahasa dan sastra yang tahun lalu dikerjakan dan Kabupaten Bangka Tengah juga termasuk yang membuat kajian toponimi dari cerita rakyat dengan turun ke lapangan tahun lalu. Kami juga telah mengambil sampel untuk ini dan masih dalam proses penerbitan,” jelasnya.
Yani menambahkan bahwa Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ditunjuk sebagai koordinator literasi di Kepulauan Bangka Belitung terkait literasi dasar dan baca tulis.