
“Disini para siswa siswi diberikan pemahaman apa itu Kapal Keruk ( KK) , apa itu Kapal Isap Produksi ( KIP) dan bagaimana cara kerjanya dan lain-lain, sehingga diharapkan anak-anak dari pulau Bangka ini dapat mengenal sejarah Timah yang hingga saat ini masih terus ditambang,” ujarnya.
Rafleo ( 9 ) salah satu siswa mengungkapkan bahwa senang bisa datang ke Museum Timah dan dapat mengetahui sejarah tentang Timah yang ada di pulau Bangka.
“Saya senang sekali dapat datang ke Museum ini, dan sekarang tahu tentang sejarah Timah dan berbagai peralatan penggalian yang digunakan untuk mencari timah,” ujarnya.