Scroll untuk baca artikel
BangkaPeristiwa

Bekerja Malam Hari, Seorang Pekerja Tambang Meninggal Dunia

543
×

Bekerja Malam Hari, Seorang Pekerja Tambang Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
1699334315841
Caption: Ilustrasi

BANGKA.SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Nasib naas menimpa seorang pekerja tambang timah ilegal di Kawasan Parit 40 Matras, Kelurahan Sinar Jaya Jelutung Senin malam (6/11/2023). Menurut sumber diterima INTRIK.ID , peristiwa laka tambang ini terjadi Senin sore sekitar pukul 17.00 WIB. Korban diketahui EDS (26) Warga Lingkungan Kampung Batu, Kelurahan Sri Menanti Sungailiat.

Jenazah korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 19.00 WIB dan dilarikan ke Rumah duka di Lingkungan Kampung Batu, Kelurahan Sri Menanti, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka.

“Ada kecelakaan kerja tadi malam. Di Parit 40 Matras. Tadi malam pekerja TI Sebu di malam hari. Meninggal dunia setelah tenggelam di air”, kata sumber tersebut.

Diketahui lokasi Parit 40 Matras memang merupakan lokasi terlarang untuk ditambang. Namun para penambang tetap melakukan aktifitas penambangan pada malam hari.

“Lokasi tersebut sudah dilarang oleh pihak tertentu untuk dikerjakan pada malam hari. Dan korban meninggal warga Kampung Batu Sungailiat”,ungkap sumber.

Ditanya siapa yang menjadi koordinator aktivitas tambang yang diduga ilegal itu, sumber mengatakan warga Lingkungan Sinar Jaya

“Infonya lokasi tersebut dikondisikan oleh koordinator. Ada due yang bekerja disitu dikoordinir Al warga Sinjar Jaya yang mengkoordinir TI Ger Box dan AMR Warga Matras yang koordinir TI sebu”, ujar sumber.

Sementara itu warga Lingkungan Matras RS saat dikonfirmasi menyampaikan memang benar ada aktivitas tambang malam hari.

“Setau saya mereka bekerja malam hari, lokasi yang ditambang tumpukkan tahan excavator. Lokasi itu bekas TN milik salah satu Big bos. Nah kalau ada kejadian laka tambang saya belum dapat informasi. Setau saya lokasi yang mereka tambang itu sudah pernah dilakukan penghijauan,” fungkas RS.

Dikutip dari media timelines.id
Kasat Reskrim Polres Bangka, AKP. Ogan Teguh Imani, SIK Selasa pagi mengatakan belum mendapat kabar peristiwa laka tambang tersebut.

“Kita belum dapat informasi. Coba kita kroscek terlebih dahulu ya”,ujar AKP. Ogan.

Home
Hot
Redaksi
Cari
Ke Atas