
Jika laptop memiliki garansi yang masih berlaku, manfaatkan garansi tersebut atau bawa laptop ke tempat servis resmi. Jika tidak, cari toko reparasi lokal yang dapat menangani masalah tersebut.
Setelah tumpahan terjadi, matikan laptop secepat mungkin. Caranya tekan dan tahan tombol daya selama enam hingga 10 detik hingga laptop mati secara paksa. Pastikan juga untuk mencabut adaptor AC atau stop kontak dari laptop.
Langkah mengatasi laptop kemasukan air selanjutnya, cabut semua aksesori yang terhubung ke laptop. Ini termasuk kabel USB dan semua perangkat yang terhubung ke port USB. Dengan mengisolasi laptop dari aksesori, Anda dapat mengurangi risiko kerusakan lebih lanjut pada komponen internal.
Gunakan kain penyerap atau handuk kertas untuk mengeringkan permukaan laptop. Untuk bagian yang lebih kecil atau celah yang sulit terjangkau, gunakan penyeka kapas.
Pastikan untuk membersihkan dengan hati-hati jika cairan yang tumpah adalah jenis yang dapat meninggalkan residu, seperti soda, kopi, atau teh. Hindari menuangkan atau menyemprotkan alkohol langsung ke komponen laptop.
Selain itu, buka laptop hingga membentuk “V” yang lebar dan letakkan dalam posisi terbalik di atas permukaan yang rata. Hal ini membantu cairan yang masuk ke dalam mesin mengalir keluar melalui keyboard, ventilasi, dan jahitan di casing.
Penting untuk Anda ingat bahwa dalam proses mengeringkan laptop kemasukan air , hindari menggunakan metode yang melibatkan beras. Mitos yang menyatakan bahwa memasukkan laptop ke dalam beras dapat mempercepat proses pengeringan sebaiknya Anda hindari.
Praktik ini bukan hanya tidak efektif dalam mempercepat pengeringan, tetapi juga dapat menyebabkan masalah tambahan. Jika ada beras yang masuk ke dalam sistem pendingin atau port USB dapat mengakibatkan masalah yang lebih serius. Oleh karena itu, sebaiknya menghindari menggunakan beras sebagai cara untuk mengatasi laptop yang terkena air.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas dengan cepat dan hati-hati, Anda dapat meningkatkan peluang untuk menyelamatkan laptop kemasukan air. Sehingga mengurangi risiko kerusakan yang lebih serius pada komponen-komponen internalnya.