Baznas Bangka Alihkan Bantuan dari Mustahik ke Pendidikan

    Caption: Kepala Baznas Bangka, Nasir Hasan.

    INTRIK.ID, BANGKA — Baznas Kabupaten Bangka mulai mengalihkan penyaluran bantuan di 2025. Jika tahun sebelumnya Baznas lebih banyak membantu mustahik, namun di 2025 justru lebih banyak ke sekolah atau pendidikan.

    Hal itu diungkapkan kepala Baznas Bangka, Nasir Hasan saat memberikan santunan kepada 300 pelajar SMP dan MTS di Graha Marah Pemkab Bangka, Kamis (25/9/2025).

    Ia mengatakan pendidikan sangat penting dalam pembangunan dan pengembangan SDM daerah sehingga anak-anak harus bisa sekolah.

    “Jangan ada lagi anak yang tidak sekolah dan jangan ada lagi yang buta huruf,” ungkapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia mengatakan dari tahun 2022 hingga 2024, pihaknya selalu menyalurkan zakat ke para mustahik.

    “Tahun-tahun sebelumnya kita bantu sekitar 4 ribu mustahik tapi tahun ini kami alihkan ke bantuan sekolah dan mustahiknya kita bantu hanya 1000,” terang Nasir.

    Saat ini pihaknya memberikan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp1 juta kepada 300 pelajar SMP dan MTS di kabupaten Bangka.

    “Saya harap bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk keperluan sekolah,” pungkas Nasir Hasan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

     

    Mungkin Suka Ini juga:
    Bupati Sampaikan LKPJ tahun 2025 di DPRD Bangka

    Bupati Sampaikan LKPJ tahun 2025 di DPRD Bangka

    Breaking News ! Tim Tabur Kejati Tangkap Marwan

    Breaking News ! Tim Tabur Kejati Tangkap Marwan

    Ramai Masyarakat Antrian BBM, Bambang Patijaya : Jangan Kawatir Stok Aman

    Ramai Masyarakat Antrian BBM, Bambang Patijaya : Jangan Kawatir Stok Aman

    Zakat Fitrah 2026 di Kabupaten Bangka Rp42 Ribu atau 2,7 Kg Beras

    Zakat Fitrah 2026 di Kabupaten Bangka Rp42 Ribu atau 2,7 Kg Beras

    Muscab VI HNSI Bangka, Ahim : Kita Bukan Mencari Panggung

    Muscab VI HNSI Bangka, Ahim : Kita Bukan Mencari Panggung

    Temuan BPK, Pantai Romodong, Matras hingga Tirta Tapta Pemali Ternyata Masih Kawasan Hutan

    Temuan BPK, Pantai Romodong, Matras hingga Tirta Tapta Pemali Ternyata Masih Kawasan Hutan