
“Sinergi yang telah terjalin diharapkan semakin diperkuat melalui peran aktif berbagai pihak, termasuk dukungan pemerintah daerah dalam penguatan kebijakan, fasilitasi kolaborasi, serta peningkatan kualitas pengembangan sektor pariwisata,” tegasnya.
Langkah-langkah ini diyakini akan mendorong sektor pariwisata menjadi salah satu motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi Belitung yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kolaborasi strategis ini diharapkan menjadi motor penggerak dalam menghadirkan pengalaman wisata yang lebih beragam dan bernilai tambah. Dengan terintegrasinya produk-produk UMKM lokal ke dalam rantai pasok pariwisata, wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga dapat membawa pulang produk khas yang menjadi kenangan tak terlupakan,” ucapnya.
Ke depan, Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan mitra strategis lainnya. Berbagai program seperti capacity building, business matching, dan penguatan literasi digital akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperluas akses pasar, mendorong inovasi, serta meningkatkan daya saing produk dan layanan UMKM. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, Bangka Belitung akan siap menjadi destinasi pariwisata unggulan yang tidak hanya dikenal akan keindahan alamnya, tetapi juga keunggulan produk kreatifnya.(*)