
Ia mengungkapkan, saat ini jumlah kontainer sampah yang dimiliki DLH hanya 13 dengan kondisi 4 rusak parah dan 2 dipaksakan beroperasi untuk menampung sampah masyarakat sekitaran ibu kota kabupaten tersebut.
“Idealnya kita butuh 22 kontainer sampah yang kita letakan di fasilitas publik, jalan-jalan rawan dan juga tempat berpotensi akan dibuangnya sampah secara sembarangan. Namun kita hari ini hanya punya 13 kontainer dengan 4 container dalam perbaikan karena rusak parah dan 2 kontainer dipaksakan atau sekitar 9 kontainer aktif, ” ungkapnya.
“Jumlah mobil kita juga 3 yang mana mobil tersebut dari tahun 2014 dan 2015 yang memang seharusnya dilakukan pergantian. Namun, karena keterbatasan kita paksakan. Termasuk kita hanya punya 3 supir saja. Ini jadi PR bersama, ” lanjutnya.
[irp]