
“Prestasi yang diraih ini tentu berkat sinergi, kolaborasi, serta koordinasi dari berbagai unsur mulai dari desa, OPD terkait, kecamatan, stakeholder hingga para pemuda serta masyarakat. Ini menjadi sebuah motivasi untuk langkah kedepan dalam memajukan pariwisata Bangka Tengah khususnya Desa Batu Belubang sehingga makin dikenal di Indonesia maupun mancanegara,” ungkap Era.
Lebih lanjut Era menjelaskan pariwisata memiliki peranan yang penting bagi suatu daerah, diantaranya peningkatan ekonomi, pelestarian budaya, dan menjadi perekat sosial bagi masyarakat maupun wisatawan. Oleh karenanya, pemerintah daerah terus mendukung dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan.
“Desa Batu Belubang juga mempunyai UMKM yang bergerak di sektor pengolahan hasil laut, wisata Pantai Telapak Antu, terdapat juga agenda tahunan seperti Kirab 1.000 Telur dan Nganggung, lomba tradisional metet atau ketapel, syukuran pantai adat Bugis dan prosesi sembahyang rebut adat Tionghoa. Jadi, di Batu Belubang ini pariwisatanya bersatu padu dengan kearifan lokal sehingga budaya yang ada juga tetap lestari,” tutur Era.
Sementara itu Agus Endra Gunawan bersyukur dan mengakui perjuangan dalam meraih prestasi ini tak lepas dari berbagai dukungan serta kerja sama tim yang solid, baik dari Tim Pendamping Profesional Babel dan Kecamatan Pangkalan Baru, Tim LDWN Desa Batu Belubang, pendamping lokal desa hingga Dinas Sosial PMD Bangka Tengah.