
Ia menjelaskan, inflasi pangan terbesar disumbang dari bawang merah dan cabai merah.
“Inflasi pangan terbesar saat ini diketahui dari bawang merah dan cabai merah. Jadi memang kita perlu memiliki kebijakan khusus untuk ini,” jelasnya.
“Untuk Bangka Tengah ini luar biasa karena penyumbang pasokan bawang merah dan cabai merah nantinya di Koba yang diharapkan bisa menjadi Deflasi,” lanjutnya.
Ia berharap semua pemegang kepentingan dan semua lapisan bisa bekerja sama dalam pengendalian inflasi ini.
“Harapannya, inflasi pangan ini dapat berkurang signifikan. Ditambah lagi memang Bank Indonesia ini pemegang kebijakan untuk mengurangj inflasi. Tapi semua stakeholder dan kalangan bekerja bersama dalam mengurangi inflasi ini,” tutupnya.(Erwin)