
“Terlebih masyarakat selama dua kali lebaran merayakannya dengan terbatas karena pandemi Covid-19,” ungkap Devi.
Lanjut dia, momentum lebaran tahun ini juga disambut dengan diperbolehkannya mudik oleh kepala negara, tentunya hal tersebut menjadi kesempatan bagi seluruh masyarakat yang merayakan idhul fitri untuk menyambut hari kemenangan dengan mempersiapkan segala sandang dan pangan yang terbaik ketika berlebaran.
“Tingginya harga-harga menjelang lebaran berimplikasi dengan tingginya angka inflasi yang akan terjadi, yang sudah merupakan fluktuatif rutin tahunan,” ujarnya.
“Namun, angka inflasi tersebut masih dalam batas yang terjaga, kemudian diikuti juga adanya komitmen Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk terus memantau pergerakan harga kebutuhan pokok menjelang lebaran,” pungkasnya.
Laporan wartawan intrik.id/Erwin