
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Perihal masalah Rencana Pembangunan Ponton Isap Produksi (PIP) di Desa Beriga kembali mendapatkan komentar dari Anggota DPRD Bangka Tengah Dapil 1 Apri Panzupi.
Apri yang sekarang menjadi Anggota DPRD Komisi II Fraksi PPP tersebut mengatakan jika Beriga ini adalah isu lama yang selalu dimunculkan apalagi saat menjelang pemilu. Bahkan dijadikan alat politik.
“Ini udah lama banget isu ini. Bahkan sampai rumah kades waktu itu sekitar 2005 kalau gak salah dibakar oleh warga karena bermain-main dengan timah yang artinya warga emang gak mau ada penambangan di laut dan desa mereka, ” ucapnya kepada intrik.id, Selasa (12/9/2023) di Koba.
“Bahkan saya dengar ada yang berjanji kalau sampai ada tambang di Beriga silahkan lempar telor busuk. Ini bukti, ini dijadikan alat politik, ” lanjutnya.
Apri menjelaskan, Desa Beriga adalah tempat penelitian yang cocok untuk meneliti laut, hasil laut dan juga ikan air dalam serta potensi Beriga yang luar biasa dari berbagi universitas.
“Universitas Tapanuli Selatan, Universitas Muhamadiyah Palembang, Universitas Bangka Belitung yang meneliti ikan Mayong yang tinggi omega 3 dan jurnalnya ada dan Beriga dinobatkan Desa Nelayan dan Wisata bersama dengan desa Kurau yang artinya memang harus zero tambang, ” jelas Anggota DPRD Fraksi PPP itu.