Scroll untuk baca artikel
PolitikEkonomi/Bisnis

Aneh, Kaya Akan Ikan Omega 3, PT Timah Justru Ingin Tambang Laut Beriga

1472
×

Aneh, Kaya Akan Ikan Omega 3, PT Timah Justru Ingin Tambang Laut Beriga

Sebarkan artikel ini
IMG 20230607 WA0002 1
Foto: Anggota DPRD Bangka Tengah, Apri Panzupi. (Ist)

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Perihal masalah Rencana Pembangunan Ponton Isap Produksi (PIP) di Desa Beriga kembali mendapatkan komentar dari Anggota DPRD Bangka Tengah Dapil 1 Apri Panzupi.

Apri yang sekarang menjadi Anggota DPRD Komisi II Fraksi PPP tersebut mengatakan jika Beriga ini adalah isu lama yang selalu dimunculkan apalagi saat menjelang pemilu. Bahkan dijadikan alat politik.

“Ini udah lama banget isu ini. Bahkan sampai rumah kades waktu itu sekitar 2005 kalau gak salah dibakar oleh warga karena bermain-main dengan timah yang artinya warga emang gak mau ada penambangan di laut dan desa mereka, ” ucapnya kepada intrik.id, Selasa (12/9/2023) di Koba.

“Bahkan saya dengar ada yang berjanji kalau sampai ada tambang di Beriga silahkan lempar telor busuk. Ini bukti, ini dijadikan alat politik, ” lanjutnya.

Apri menjelaskan, Desa Beriga adalah tempat penelitian yang cocok untuk meneliti laut, hasil laut dan juga ikan air dalam serta potensi Beriga yang luar biasa dari berbagi universitas.

“Universitas Tapanuli Selatan, Universitas Muhamadiyah Palembang, Universitas Bangka Belitung yang meneliti ikan Mayong yang tinggi omega 3 dan jurnalnya ada dan Beriga dinobatkan Desa Nelayan dan Wisata bersama dengan desa Kurau yang artinya memang harus zero tambang, ” jelas Anggota DPRD Fraksi PPP itu.

Apri melanjutkan, jika PIP ini akan menghancurkan daerah tangkap ikan karena beda dengan kapal kerok yang beroperasi di laut lepas karena PIP akan dekat ke pantai dan bisa merusak ekosistem ikan.

Ia juga menyebutkan ikan air dalam di Desa Batu Beriga adalah ikan yang kaya omega 3 dan mampu membrantas stunting.

“Bilang mau membrantas stunting tapi tempat penyedia makanan kayak akan omega 3 akan dihancurkan. Kan lucu. Harusnya dijaga karena sudah diteliti manyong di laut Beriga itu kayak akan omega 3,” ujar Apri.

Apri menegaskan, jika masyarakat wajar saja marah dan kecewa terhadap pemerintah yang hanya ingin meminta ikan dan udang segar saja tanpa memperdulikan lingkungan mereka yang akan dihancurkan.

“Wajar masyarakat kecewa karena pemerintah tidak tegas dan hanya mau dapat hasil laut yang bagus saja. Pemerintah terlalu main di wilayah abu-abu, ” tegasnya.

Apri menyebutkan, banyak sekali potensi Desa Beriga dari potensi UMKM, Pariwisata, Tangkap Ikan, Kearifan lokal yang sudah terintegritas termasuk dijadikan kampung KB dan penghasil ikan dengan omega 3 tinggi.

“Gak bisa lagi pemerintah main di wilayah abu-abu. Harus tegas, mau dukung masyarakat atau mau dukung penambangan. Jangan mau aman terus, ” lanjutnya.

Apri bahkan merasa lucu dengan pemerintah yang menghadiri pesta taber laut dengan tema “mari kita jaga kelestarian adat, budaya serta ekosistem laut untuk kehidupan masyarakat” Yang dianggap kontradiksi dengan rencana PIP PT. Timah ini.

“Katanya suruh jaga kelestarian ekosistem laut tapi bermain di wilayah abu-abu, kan lucu. Harusnya bersikap karena kita bicara negara dan ada aturannya. Jadi Bangka Tengah harus tegas sikapnya, ” ujarnya.

Apri juga sangat mengapresiasi masyarakat Bangka Tengah karena tidak silau dengan gaya hidup yang hedon dan masih ingin mempertahankan laut mereka. Apri melanjutkan, kita bersyukur karena masyarakat Bangka Tengah tidak tergadaikan dengan kemewahan namun menghancurkan laut mereka.

“Kalau memang masyarakat Beriga ingin sounding secara formal atau santai saya Apri Panzupi siap menerimanya. Silahkan hubungi saya dan saya siap berdiskusi masalah ini. Intinya ini aspirasi masyarakat. Saya tidak tau siapa yang menjanjikan, siapa yang menerima waktu itu hingga tidak sampai ke kami tapi saya sebagai Anggota DPRD Dapil 1 saya siap berdiskusi dengan masyarakat Beriga,” tutup Apri.

Home
Hot
Redaksi
Cari
Ke Atas