
Kedua, perlu ada pengembangan alternatif ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Batu Beriga. Pemerintah dan pihak swasta dapat berinvestasi dalam sektor pariwisata dan perikanan yang ramah lingkungan. Pelatihan dan penyuluhan tentang praktik perikanan berkelanjutan dan pengelolaan pariwisata yang bertanggung jawab dapat membantu masyarakat meningkatkan pendapatan tanpa merusak lingkungan.
Ketiga, penguatan regulasi dan pengawasan terhadap aktivitas penambangan timah harus menjadi prioritas. Penegakan hukum yang tegas terhadap penambangan dan praktik pencemaran lingkungan dapat mengurangi ancaman terhadap ekosistem perairan. Selain itu, pemerintah harus memastikan bahwa setiap izin yang diberikan disertai dengan rencana pengelolaan lingkungan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Desa Batu Beriga di Bangka Belitung saat ini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ada potensi keuntungan ekonomi dari penambangan timah, tetapi di sisi lain, ada ancaman serius terhadap lingkungan dan mata pencaharian masyarakat. Ancaman kerusakan perairan akibat pertambangan timah tidak hanya merusak ekosistem laut tetapi juga mengancam keberlanjutan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Perjuangan masyarakat untuk mencabut Izin Usaha Pertambangan adalah langkah penting untuk melindungi lingkungan mereka. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, organisasi lingkungan, dan masyarakat luas, sangat diperlukan untuk memastikan bahwa keputusan yang diambil tidak hanya menguntungkan dalam jangka pendek, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang. Dengan tindakan yang tepat dan kolaboratif, Desa Batu Beriga dapat melindungi kekayaan alamnya dan membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang