
Ia mengapresiasi Partai Golkar yang telah menerimanya saat mengambil formulir pendaftaran calon bupati tersebut. Terlebih, ia bukan kader partai berlambang pohon beringin itu.
“Perlu kita pertahankan keharmonisan dari petinggi-petinggi partai bahwa tidak ada diskriminasi dari calon-calon walaupun bukan berasal dari internal partai. Jadi mereka sangat terbuka terhadap siapapun yang ingin mencalonkan diri sebagai bupati dan wakil bupati,” ujarnya.