
“Saya berharap produk kita ini dapat berkembang dan dapat memanfaatkan media sosial yang ada untuk pemasarannya,” tambah Algafry.
Launching ditandai dengan penyerahan sertifikat kepada 12 sekolah yang sudah meluncurkan produk-produk tersebut oleh Bupati Bangka Tengah dilanjutkan foto bersama dan pemberian bingkisan produk kepada Bupati dan Wakil Ketua Deskranasda, Erlina Erfian. Selain itu juga dilakukan penyerahan santunan sebagai tanda syukur guru penerima Tunjangan Profesi Guru oleh Bupati Bateng kepada 7 siswa/ siswi yang ada di Kabupaten Bangka Tengah.
Di sela acara, hadirin diputarkan video pendek oleh Dindik tentang produk-produk yang telah dihasilkan oleh sekolah, terkait program yang akan diluncurkan, yakni One School One Product. Sementara ini ada 12 produk yang merupakan hasil dari Program Kewirausahaan Sekolah Bangka Tengah (PRWIRA SEBATENG) yang diprakarsai oleh Dindik tersebut.
Produk tersebut diantaranya dari SDN 14 Lubuk Besar dengan Dodol Ketem (Ketan Item), SDN 17 Lubuk Besar dengan sirup JaheSdaTulas, SDN 5 Koba Biang si Jerai, SDN 9 Koba Nugget Wortel, SDN 12 Koba Kemplang Goyang Mulia, SDN 14 Koba Ikan Asin Buku (Bumbu Kuning), SMP 1 Koba Minuman Kerunci (Kera Munting Jeruk Kunci), SDN 5 Pangkalan Baru Keripik Binahong, SDN 1 Sungai Selan Keripik Singkong Yen-Yen, SDN 8 Sungai Selan Biang Markisa, PKBM Bintang Prestasi Kue Jadoel.
Bahkan produk dari SDN 4 Koba dengan Keripik Sayuran Cehati (Cemilan Enak dan Bergizi) sudah terdaftar di UMKM dan sudah diikutsertakan pelatihan dari kementerian dan sudah mendapatkan sertifikat produk.