
Dirinya juga mengatakan, potensi lokal yang ia sebutkan dapat dijual dan bisa membentuk kolaborasi serta kerja sama dengan DJPb Kemenkeu 1 untuk membuat program devisa desa di Bangka Tengah.
“Dengan potensi-potensi ini kami pemerintah inginkan kolaborasi program devisa desa dengan DJPb Babel yang pastinya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, ” ujarnya.
Orang nomor 1 di Bangka Tengah itu juga mengungkapkan, pihaknya bisa mewujudkan desa devisa di Bangka Tengah dengan dukungan yang berfokus pada peningkatan kapasitas produksi, kualitas dan akses pasar internasional.