Algafry Ingin Buat Fiskal Melalui Akselerasi Pembangunan dan Stabilitas Ekonomi Daerah

Caption: Algafry Rahman.

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH– Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman inginkan pembuatan fiskal melalui akselerasi pembangunan dan stabilitas ekonomi daerah untuk Bangka Tengah. Hal itu ia ungkapkan saat audiensi bersama Tim Keuangan Satu (Kemenkeu 1) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kantor Perwakilan (Kanwil) Bangka Belitung (Babel) di Pangkal Pinang, Senin (23/2/2026).

Dalam pemaparannya, Bupati meminta agar DJPb Babel bisa berkolaborasi dalam program devisa desa yang mana dirinya menegaskan akan mendorong program pusat tersebut lewat kebijakan daerah.

“Pertumbuhan ekonomi Bangka Tengah dan produk-produk desa di Bangka Tengah sangat berpotensi besar untuk dijadikan Desa Devisa. Mulai dari sektor perikanan sampai kerajinan, ” jelasnya.

Dirinya juga mengatakan, potensi lokal yang ia sebutkan dapat dijual dan bisa membentuk kolaborasi serta kerja sama dengan DJPb Kemenkeu 1 untuk membuat program devisa desa di Bangka Tengah.

Space Iklan/0853-1197-2121

“Dengan potensi-potensi ini kami pemerintah inginkan kolaborasi program devisa desa dengan DJPb Babel yang pastinya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, ” ujarnya.

Orang nomor 1 di Bangka Tengah itu juga mengungkapkan, pihaknya bisa mewujudkan desa devisa di Bangka Tengah dengan dukungan yang berfokus pada peningkatan kapasitas produksi, kualitas dan akses pasar internasional.

“Kalau mau program ini terealisasikan, maka kami Pemda Bangka Tengah akan berfokus pada peningkatan kapasitas produksi, kualitas produk dan akses pasar internasional dengan juga memberikan pelatihan guna meningkatkan SDM. Kami, “tukasnya.

Disisi lain, Kepala Kanwil DJPb Babel, Syukriah, menyambut baik program Desa Devisa yang diajukan oleh Pemkab Bateng. Ia menilai, langkah strategis Pemkab Bateng ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung dan mengembangkan ekonomi lokal.

Space Iklan/0853-1197-2121

“Kita akan berkolaborasi dan memberikan dukungan untuk Bangka Tengah berupa pendampingan untuk beberapa produk potensial yang nantinya akan kita kembangkan untuk bisa menjadi Desa Devisa,” ucapnya.

Ia berkomitmen, Tim Kemenkeu 1 dari DJPb Babel akan memberikan dukungan dan berharap Program Desa Devisa di Bangka Tengah akan menjadi pionir untuk program Desa Devisa di Provinsi Bangka Belitung, sehingga dapat terwujudnya kemandirian fiskal dan meningkatnya pertumbuhan ekonomi daerah yang membawa dampak pada kesejahteraan masyarakat.

Mungkin Suka Ini juga:
Sembako di Bangka Tengah Dipastikan Aman Hingga Lebaran

Sembako di Bangka Tengah Dipastikan Aman Hingga Lebaran

Tak Sampai Sejam, Dagangan di Bazar Ramadan Koba Ludes

Tak Sampai Sejam, Dagangan di Bazar Ramadan Koba Ludes

Waspada Virus Nipah, Kadinkes Bangka Tengah: Hindari Konsumsi Aren

Waspada Virus Nipah, Kadinkes Bangka Tengah: Hindari Konsumsi Aren

Dikritik DPRD, Pemkab Bangka Tengah Sewakan Asetnya

Dikritik DPRD, Pemkab Bangka Tengah Sewakan Asetnya

Selama Bulan Ramadan, Jam Kerja PNS Bangka Tengah Dikurangi

Selama Bulan Ramadan, Jam Kerja PNS Bangka Tengah Dikurangi

Jadi Perhatian BPK, Batianus Minta Pemerintah Bangka Tengah Manfaatkan Aset Terbengkalai

Jadi Perhatian BPK, Batianus Minta Pemerintah Bangka Tengah Manfaatkan Aset Terbengkalai

    Ikuti kami di Facebook