
“Jadi memang benar adanya pengeroyokan yang diduga dilakukan anggota Polri terhadap F di rumahnya dan kasusnya sudah dilaporkan ke Polres Bangka Selatan, ” jelasnya di Pangkalpinang, Minggu (15/2/2026).
Ia menjelaskan, awalnya korban sedang berada di rumahnya bersama dengan keluarga. Lalu, datang 3 orang untuk menagih hutang ke korban (dr.F). Namun, karena tak ada kesepakatan akhirnya terjadi adu mulut.
“Motif Pelaku diduga karena pelunasan hutang yang tidak mendapatkan kesepakatan bersama yang akhirnya adu mulut dan sampai kontak fisik yang mana dari keterangan yang ada korban yang lebih dulu memukul BR (teman brigadir RD) sehingga terjadi pengeroyokan tersebut, ” ujarnya.