
“Kondisi rumah masuk air seperti ini sudah setiap tahun, tapi yang lebih parah terjadi di tahun ini. Bukan hanya air yang masuk ke dalam rumah, tapi kondisi bangunan rumah bagian samping sudah tergerus air hujan yang melewati bandar,” kata Yeni, Senin (5/12/2022) malam.
Ia menyebutkan segala daya dan upaya telah dilakukan, salah satunya meminta bantuan dari RT hingga ke Pemerintah desa setempat.
“Kami sudah minta tolong sama kades tapi memang tidak ada dana bantuan desa, semoga ada jalan keluarnya,” sebutnya.