5 Ciri-Ciri Paru-Paru Basah dan Penyebabnya Perlu Kalian Waspadai

    5. Penyakit autoimun

    Kondisi ini terjadi saat sistem kekebalan tubuh menyerang paru-paru hingga menyebabkan gangguan dengan gejala paru-paru basah. Pneumonia aspirasi yang terjadi akibat masuknya benda asing, seperti cairan lambung, makanan, minuman atau air liur ke dalam saluran pernapasan juga dapat mengakibatkan paru-paru basah.

    Mungkin Anda bertanya-tanya apakah paru-paru basah menular? Efusi pleura tidak menular dari orang ke orang. Namun, Anda perlu berhati-hati karena penyakit infeksi bisa menyebabkan paru-paru basah.

    Cara mengatasi paru-paru basah

    Pengobatan dan perawatan efusi pleura akan dokter sesuaikan dengan kondisi yang mendasarinya, di antaranya adalah:

    1. Mengeluarkan cairan

    Salah satu cara mengatasi paru-pau basah adalah dengan mengeluarkan cairan dari rongga dada.

    Biasanya, metode yang disebut sebagai drainase paru ini dilakukan dengan menggunakan jarum atau memasukkan tabung kecil ke dalam dada.

    Anda mungkin perlu melakukannya beberapa kali, jika cairan kembali menumpuk. Perawatan lainnya juga diperlukan, jika penyebab penumpukan cairan adalah kanker.

    2. Minum antibiotik

    Jika penyebab paru-paru basah adalah infeksi bakteri, dokter mungkin akan memberikan resep antibiotik atau memberikannya secara intravena.

    Ini adalah cara mengatasi paru-paru basah yang mungkin akan dokter lakukan, selain drainase paru.

    3. Obat diuretik

    Dokter mungkin akan memberikan obat diuretik atau obat gagal jantung lainnya, untuk mengatasi paru-paru basah yang terjadi akibat gagal jantung kongestif.

    Apabila cukup parah, dokter mungkin akan merekomendasikan kemoterapi, radiasi, atau pemberian pbat infus di dalam dada.

    Pages: 1 2 3Show All
      Ikuti kami di Facebook