5 Cara Membuat Website Toko Online dengan Plugin Bagi Pemula Mudah dan Cepat!

    Jika kamu belum memiliki layanan web hosting dan domain, paket Warrior dari intrik.id dapat menjadi opsi terbaik kamu. Paket ini cocok untuk toko online karena memiliki penyimpanan SSD yang cukup besar untuk katalog produk dan bandwidth yang mumpuni untuk menerima ratusan pengunjung sekaligus.

    2. Instal CMS WordPress

    Setelah memenuhi langkah-langkah di atas, kamu bisa menginstal CMS WordPress. Jika kamu bingung bagaimana menginstal CMS WordPress, berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan.

    1. Login ke website kamu melalui namadomain.com/cpanel
    2. Gunakan kredensial cPanel yang telah dikirim ke email kamu
    3. Buka Softaculous App Installer
    4. Klik tombol Install Now
    5. Pilih domain yang ingin diinstall dan pilih WordPress
    6. Atur detail nama dan deskripsi website
    7. Atur username dan password WordPress
    8. Tunggu proses instalasi hingga selesai

    3. Pasang plugin WooCommerce

    Cara selanjutnya dalam bikin website jualan adalah memasang plugin WooCommerce. Tutorial membuat toko online menggunakan WooCommerce pertama-tama diawali dengan menginstall pluginnya. Berikut langkah-langkah menginstall plugin di WordPress:

    1. Buka dashboard WordPress
    2. Pada bagian Menu di sisi kiri dashboard, cari opsi Plugin
    3. Di menu plugin, ketik WooCommerce di bagian search box. Setelah ketemu, klik Install Now
    4. Tunggu proses instalasi selesai, lalu klik Activate

    Setelah berhasil diaktifkan, WooCommerce sudah siap digunakan untuk membuat toko online-mu. Ikuti langkah selanjutnya ya!

    4. Menambahkan produk

    Cara selanjutnya membuat website toko online adalah menambahkan produk ke website toko online yang dimiliki. Berikut langkah-langkah menambahkan produk ke website toko online dengan menggunakan WooCommerce.

    1. Buka dashboard WordPress
    2. Pada menu, klik opsi Products > Add New
    3. Kamu akan diarahkan pada halaman posting untuk mengisi informasi produk baru

    Umumnya, informasi produk yang diisi berkaitan dengan:

    • Nama produk
    • Product description atau penjelasan lengkap tentang produk
    • Product types (simple, grouped, affiliate, variable)
    • Short description atau penjelasan singkat yang akan tampil di halaman produk
    • Product images/gallery
    • Product tags sebagai label produk
    • Product categories

    5. Mengelola toko online

    Setelah menambahkan produk-produk yang ingin kamu jual, langkah selanjutnya dalam tutorial membuat toko online WooCommerce adalah mengelola toko online. Agar toko online kamu berjalan optimal, dengan kamu bisa melakukan beberapa hal berikut.

    1. Mengelola pesanan

    Pesanan bisa kamu kelola dengan mudah lewat fitur Orders. Cara mengaksesnya, buka dashboard WordPress, lalu klik WooCommerce pada menu di sisi kiri dashboard. Pilih menu Orders, lalu kamu akan melihat halaman pesanan seperti gambar berikut.

    Ketika konsumen melakukan pemesanan, maka data akan langsung tercatat di halaman ini. Kamu bisa melihat nama pemesan, tanggal, status pesanan, alamat pengiriman, dan total belanja pelanggan.

    Pages: 1 2 3
    Baca Ini juga:
    Cara Pakai Fitur Username di WhatsApp, Bisa Chat Tanpa Nomor HP

    Cara Pakai Fitur Username di WhatsApp, Bisa Chat Tanpa Nomor HP

    Robot Humanoid Baru dari China Resmi Meluncur, Hadir sebagai Pendamping Cerdas untuk Kebutuhan Emosional

    Robot Humanoid Baru dari China Resmi Meluncur, Hadir sebagai Pendamping Cerdas untuk Kebutuhan Emosional

    Oppo A6C Resmi Meluncur, Smartphone Entry-Level dengan Baterai 7.000 mAh dan Desain Premium

    Oppo A6C Resmi Meluncur, Smartphone Entry-Level dengan Baterai 7.000 mAh dan Desain Premium

    Google Luncurkan Gemini Spark untuk macOS, Hadirkan Integrasi Aplikasi demi Tingkatkan Produktivitas Pengguna Apple

    Google Luncurkan Gemini Spark untuk macOS, Hadirkan Integrasi Aplikasi demi Tingkatkan Produktivitas Pengguna Apple

      Ikuti kami di Facebook