4.800 Peserta Turun ke Jalan, Karnaval PAUD Pangkalpinang Ikut Gerakkan UMKM

    Caption: Bunda PAUD saat melepas peserta karnaval di rumah dina walikota Pangkalpinang.

    INTRIK.ID, PANGKALPINANG — Jalanan Kota Pangkalpinang berubah menjadi lautan warna dan keceriaan, Selasa (15/9/2026). Sekitar 4.800 peserta dari 94 satuan pendidikan ikut dalam pawai dan karnaval PAUD serta TK untuk memeriahkan Hari Jadi ke-264 Kota Pangkalpinang.

    Anak-anak bersama guru dan pendamping memenuhi rute karnaval, sementara orang tua dan masyarakat turut memadati sisi jalan. Keramaian itu tak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi.

    Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pangkalpinang tersebut dilepas Kepala Disdikbud Kota Pangkalpinang, Darwin, yang hadir mewakili Wali Kota Pangkalpinang serta bunda PAUD Kota Pangkalpinang, Susanti.

    Darwin mengatakan kegiatan tersebut dirancang agar anak-anak tidak hanya menjadi penonton dalam berbagai kegiatan kota, tetapi ikut mengambil bagian sekaligus menunjukkan potensi mereka.

    “Intinya, kegiatan ini untuk menggerakkan anak-anak agar peduli dengan lingkungan sekitar sekaligus menunjukkan bahwa mereka punya potensi dan kompetensi,” ujar Darwin.

    Menurutnya, keterlibatan anak sejak usia dini juga menjadi bagian dari upaya membangun karakter melalui kegiatan bersama.

    “Sekarang penguatan pendidikan tidak hanya soal kognitif, tetapi juga karakter dan budaya. Karena itu, nilai-nilai tersebut perlu kita tanamkan sejak pendidikan anak usia dini,” lanjutnya.

    Besarnya jumlah peserta membuat jumlah orang yang hadir di lokasi diperkirakan jauh lebih banyak. Orang tua dan pendamping yang datang turut menciptakan keramaian di sepanjang jalur karnaval.

    Darwin menyebut jumlah pengunjung yang hadir diperkirakan hampir mencapai 10.000 orang.

    “Secara tidak langsung kegiatan ini juga menggerakkan ekonomi. Pesertanya sekitar 4.800, belum orang tua dan pendamping. Kalau yang hadir hampir 10.000 orang, tentu UMKM ikut bergerak,” katanya.

    Kondisi tersebut membuat karnaval memiliki dampak ganda. Anak-anak mendapatkan ruang berekspresi dan belajar berpartisipasi, sementara pelaku usaha kecil mendapat kesempatan memanfaatkan ramainya pengunjung.

    Peserta memulai pawai dari halaman Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang, kemudian melintasi kawasan depan Perpustakaan Daerah dan berakhir di Taman Wilhelmina atau Wilhelmina Park.

    Sepanjang perjalanan, peserta tampil dengan beragam kreativitas yang membuat suasana perayaan hari jadi kota semakin semarak.

    Bagi Disdikbud Pangkalpinang, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara menghadirkan pendidikan karakter dalam suasana yang menyenangkan sekaligus memberi ruang kepada anak-anak untuk berpartisipasi dalam kehidupan kota.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Dambus Masuk Sekolah, Disdikbud Pangkalpinang Siapkan Pagelaran Seni untuk Pelajar

    Dambus Masuk Sekolah, Disdikbud Pangkalpinang Siapkan Pagelaran Seni untuk Pelajar

    Pemkot Pangkalpinang Dorong Belanja Pemerintah Serap Produk Lokal Lewat Ayoomall

    Pemkot Pangkalpinang Dorong Belanja Pemerintah Serap Produk Lokal Lewat Ayoomall

    Hadapi Ancaman Karhutla, TNI Paparkan Strategi Penanggulangan di Pangkalpinang

    Hadapi Ancaman Karhutla, TNI Paparkan Strategi Penanggulangan di Pangkalpinang

      Ikuti kami di Facebook