
INTRIK.ID, BABEL – Perjuangan puluhan siswa terbaik dari Bangka Belitung dan Kepulauan Riau untuk meraih Program Kelas Beasiswa PT Timah di SMA Negeri 1 Pemali terus berlanjut. Setelah melewati serangkaian seleksi yang ketat, kini mereka memasuki tahap tes kesehatan sebagai penentu menuju gerbang pendidikan impian.
Salah satu peserta yang berhasil mencapai tahap tersebut adalah Juli Alpiano, siswa SMP Negeri 3 Pangkalpinang. Bagi Juli, kesempatan mengikuti Program Kelas Beasiswa PT Timah bukan sekadar mengejar pendidikan berkualitas, tetapi juga menjadi jalan untuk meringankan beban ekonomi orang tuanya.
“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa sampai di tahap ini. Dari awal seleksi administrasi, tes akademik, psikotes, wawancara hingga sekarang tes kesehatan, semuanya menjadi pengalaman yang sangat berharga,” kata Juli usai mengikuti tes kesehatan.
Program Kelas Beasiswa PT Timah Tahun Pelajaran 2026/2027 saat ini memasuki tahapan tes kesehatan yang dilaksanakan pada 2 hingga 4 Juni 2026 di Pulau Bangka, Belitung, dan Karimun.
Sebanyak 36 peserta berhasil lolos dari berbagai tahapan seleksi sebelumnya, mulai dari seleksi administrasi, Tes Potensi Akademik, psikotes, wawancara, analisis psikologi klinis hingga validasi dokumen.
Tes kesehatan menjadi salah satu tahapan penting yang harus dilalui sebelum peserta dinyatakan diterima sebagai siswa Program Kelas Beasiswa PT Timah di SMA Negeri 1 Pemali.
Juli mengaku telah mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi tahapan tersebut. Selain menjaga kondisi kesehatan, ia juga mengikuti seluruh ketentuan yang ditetapkan panitia, termasuk menjalani puasa selama 12 jam sebelum pemeriksaan kesehatan.
Menurutnya, kesempatan mendapatkan pendidikan melalui program beasiswa ini merupakan impian yang ingin diwujudkannya sejak lama.
“Saya ingin membantu meringankan beban orang tua. Dengan program ini saya punya kesempatan mendapatkan pendidikan yang baik tanpa harus mengeluarkan biaya besar,” ujarnya.
Ia juga menilai proses seleksi yang dijalani berlangsung objektif dan transparan. Bahkan menurutnya, peserta yang mampu bertahan hingga tahap tes kesehatan merupakan siswa-siswa terbaik yang memiliki kemampuan dan kualitas yang sangat baik.
“Saya melihat teman-teman yang lolos sampai tahap ini memang hebat-hebat. Seleksinya juga berjalan baik dan menurut saya cukup objektif,” katanya.
Meski persaingan semakin ketat, Juli tetap optimistis dan berharap hasil tes kesehatan yang dijalaninya dapat membawanya lolos menjadi bagian dari Program Kelas Beasiswa PT Timah.
“Semoga hasil tes kesehatan saya baik dan bisa diterima di SMA Negeri 1 Pemali. Ini menjadi salah satu impian saya,” harapnya.
Program Kelas Beasiswa PT Timah selama ini menjadi salah satu program unggulan perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui program tersebut, PT Timah memberikan kesempatan kepada siswa berprestasi untuk mendapatkan pendidikan berkualitas sekaligus mempersiapkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing di masa depan.
Sumber: PT Timah Tbk