
“Walaupun ada penambahan nilai dari awal, tapi bisa saja guru honorer yang tidak punya serdik justru nilainya lebih bagus dan bisa menyalip nilai guru honorer yang punya serdik,” sambungnya.
Iskandar mengatakan saat ini ada 748 guru honorer di Bangka Tengah dimana 572 diantaranya dibiayai dari APBD dan 176 dari APBN.
Ia juga menjelaskan, semua guru honorer di Bangka Tengah telah terdaftar di Data Pokok Peserta Didik (Dapodik) dengan rincian rata-rata lama mengajar selama 5 tahun.
Data tersebut bersumber dari satuan pendidikan yang terus menerus diperbarui secara online.