Tak Vaksin Booster, TPP dan Gaji Pegawai Pemkab Bangka Ditahan

    Foto: ist

    INTRIK.ID, BANGKA — Pemerintah Kabupaten Bangka mengancam tidak akan mengeluarkan gaji dan TPP pegawainya apabila tidak memiliki bukti sudah menerima vaksin tahap tiga atau booster.

    Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Bangka nomor: 441/3414/Kesehatan/2022 tentang vaksin booster.

    Jubir Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra mengatakan aturan tersebut dibuat untuk mempercepat kekebalan kelompok terhadap virus asal China tersebut.

    “Tujuannya agar mempercepat kekebalan kelompok dari virus Corona ini di Kabupaten Bangka,” ungkapnya, Kamis (30/6/2022).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia mengatakan dalam SE tersebut diatur bahwa bagi PNS yang belum menerima vaksin booster tidak akan menerima TPP sementara bagi honorer tidak mendapatkan gaji.

    “Selama mereka belum booster, maka TPP dan gajinya ditahan dulu. Tapi kalau sudah ada bukti, maka akan langsung dibayarkan,” terang Boy.

    “Setiap insentif dan gaji harus didasari oleh vaksin booster,” tambahnya.

    Ia juga menegaskan agar setiap kepala OPD, camat hingga lurah untuk menyikapi aturan tersebut dan menerapkannya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Dalam SE itu diperintahkan seluruh OPD, camat dan lurah bahwa vaksin booster sebagai dasar pencairan insentif dan gaji. Jadi harus disikapi dengan baik,” tegasnya.

    Boy mengatakan aturan tersebut sudah diberlakukan sehingga ia menghimbau kepada seluruh pegawai untuk segera melakukan vaksin booster.(red)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR