
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH– Pelatihan pembuatan roti untuk 16 orang calon pengusaha sudah memasuki ujian akhir sebagai penanda lulusnya pelatihan.
Kepala Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DPMPTK) Bangka Tengah (Bateng) menjelaskan, pelatihan ini sudah berlalu 6 hari dan akan ditutup senin nanti.
“Mulainya kamis minggu kemarin dan jumat besok ujian akhir, sabtu minggu libur senin nanti kita penutupan. Pelatihannya diikuti 16 orang yang mana pelatihnya dari pemilik toko kue yang ada di Bangka Tengah ini, ” jelasnya di Koba, Kamis (9/4/2026).
Ia melanjutkan, pelatihan ini dibuat untuk menambah kompetensi masyarakat guna menambah soft skil untuk bekerja ataupun berwirausaha.
“Kalau mau kerja nanti enak karena dapet sertifikat atau bisa juga buka usaha sendiri karena pembuatan kue ini modalnya kecil dan bisa dibuat dengan alat seadannya. Hanya perlu oven saja untuk awal, ” tandasnya.
Sementara itu, Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman menyebutkan, pihaknya menghimbau agar wirausaha bisa manfaatkan Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR)
“Kami juga telah berkomunikasi dengan pihak perbankan, seperti Bank Syariah Indonesia (BSI), untuk memfasilitasi para peserta maupun petani yang ingin mengembangkan usaha,” tukasnya.
Disisi lain, Isna salah satu peserta pelatihan dari Koba sangat senang adanya pelatihan yang membuatnya punya soft skil baru.
Dirinya memang dari dulu ingin membantu suami dalam meringankan ekonomi di keluarganya sendiri hanya dari rumah saja.
“Ya bersyukur lah ya bisa dapat pelatihan ini. Saya saja berhenti kerja setahun karena harus urus anak. Tapi saya juga mau bantu suami. Jadi pelatihan ini sangat menginspirasi saya untuk buka usaha. Makasih pak bupati, ” ujarnya.