
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bangka Tengah (DPRD Bateng) Subandri soroti lambatnya pergerakan dinas pertanian kabupaten maupun provinsi atas harga sawit di Bangka Tengah yang ternyata menjadi harga terendah.
Ia meminta agar perusahaan sawit diberikan denda hingga pencabutan izin jika tidak bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Perusahaan yang nakal di Bangka Tengah harusnya diberi sanksi, jangan cuma teguran tapi denda dan sampai cabut izin kalau memang merugikan masyarakat,” tegasnya, Senin (6/4/2026).
Ia juga menyinggung perusahaan yang membuang limbah sembarangan hingga membeli sawit warga lebih rendah dari harga kesepakatan harus dicabut perizinannya.