
“Kegiatan ini bagian dari upaya melestarikan alam dan lingkungan, sehingga kami masyarakat nelayan sangat mendukung,” ujarnya.
Ia mengatakan, manfaat dari kegiatan serupa yang dilakukan sebelumnya mulai dirasakan nelayan. Saat melaut, mereka lebih sering menemukan kepiting dengan ukuran cukup besar.
“Beberapa waktu lalu kami juga sudah merasakan dampak dari kegiatan ini. Saat melaut, kami sudah sering menemukan beberapa ekor kepiting yang ukurannya cukup besar dan harganya juga cukup ekonomis,” katanya.
Idris menyadari bibit yang dilepas tidak serta-merta memberikan hasil dalam waktu singkat. Namun, jika mampu tumbuh dan berkembang biak, populasi kepiting di perairan sekitar Kundur diharapkan terus terjaga.
“Mungkin kegiatan ini akan menuai hasilnya beberapa tahun ke depan. Bibit yang kita lepaskan mudah-mudahan dapat hidup dan berkembang biak dengan baik sehingga nantinya memberikan dampak positif bagi para nelayan di sekitar sini,” ucapnya.