Warganya Meninggal Gizi Buruk, Ini Tanggapan Kadinkes Bangka Tengah

    Foto: Kepala Dinas Kesehatan Bareng, Anas. (Ist)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Dinas Kesehatan Bangka Tengah menanggapi atas meninggalnya Nurlaila, bocah 12 tahun asal Desa Kurau akibat gizi buruk.

    Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Anas Ma’aruf mengatakan meninggalnya Nurlaila tidak bisa didiagnosis langsung karena harus di cek laboratorium terlebih dahulu terlebih lagi disertai TBC akut.

    “Walau memang terlihat secara kasat mata, namun harus tetap cek lab dan lainnya. Gak bisa didiagnosis secara langsung,” ucapnya kepada intrik.id.

    “Untuk Nurlailai juga merupakan pasien yang kita pantau selama enam bulan ini walau sudah diatas batas usia balita terpantau,” lanjutnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Anas juga menjelaskan, biasanya gizi buruk tidak sampai menyebabkan kematian namun jika disertai penyakit bawan dan akut lainnya dapat memper parah keadaan.

    “Kalau gizi buruk saja seharusnya tidak sampai meninggal. Tapi kalau ada penyakit bawaan kayak TBC, Kanker dan lainnya yang membuat tubuh semakin menurun imunitasnya,” jelasnya.

    “Apalagi kalau di Bangka Belitung gizi buruk karena gak makan tidak akan mungkin terjadi. Pasti karena penyakit bawaan,” lanjutnya.

    Anas juga menghimbau jika melihat kondisi atau gejala seperti gizi buruk dan penyakit lainnya agar langsung melaporkan ke pusat pelayanan terdekat.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Laporannya terjaring, dari orangtua atau warga ke Kades atau Lurah, diteruskan ke bidan, lanjut ke puskesmas dan puskes ke dinas. Jadi langsung laporkan jangan lambat,” himbau Anas.

    Ia juga menghimbau agar selalu melakukan pengobatan secara medis secara rutin agar kondisi pasien dapat terpantau.

    “Secara medis harus selalu dilakukan. Walau masyarakat kita lebih percaya pengobatan tradisional namun pengobatan medis harus tetap dilakukan untuk memantau kondisi terbaru pasien,” tutupnya.(Erwin)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Sejumlah Anggota DPRD Bangka Tengah Tinggalkan Ruang Saat Pidato Kenegaraan, Ini Alasannya

    Sejumlah Anggota DPRD Bangka Tengah Tinggalkan Ruang Saat Pidato Kenegaraan, Ini Alasannya

    Jembatan Garuda Pangkas Jalan Warga Dul-Beluluk, Akses Sekolah dan Puskesmas Kini Lebih Dekat

    Jembatan Garuda Pangkas Jalan Warga Dul-Beluluk, Akses Sekolah dan Puskesmas Kini Lebih Dekat

    30 Tenaga Konstruksi Bangka Tengah Digembleng dan Disertifikasi, K3 Jadi Sorotan

    30 Tenaga Konstruksi Bangka Tengah Digembleng dan Disertifikasi, K3 Jadi Sorotan

    1.389 KPM di Bangka Tengah Terindikasi Judol, Bansos Kemensos Dihentikan Sementara

    1.389 KPM di Bangka Tengah Terindikasi Judol, Bansos Kemensos Dihentikan Sementara

    Musim Kemarau, Armada Damkar dan BPBD Bangka Tengah Terbatas, Warga Minta Respons Bencana Diperkuat

    Musim Kemarau, Armada Damkar dan BPBD Bangka Tengah Terbatas, Warga Minta Respons Bencana Diperkuat

    Mobil Kopdes Merah Putih Tiba di Bangka Tengah, Namang Jadi Desa Pertama yang Terima

    Mobil Kopdes Merah Putih Tiba di Bangka Tengah, Namang Jadi Desa Pertama yang Terima

      Ikuti kami di Facebook