Warga Keluhkan Tak Ada Lagi Kemeriahan HUT RI di Koba

    Foto: ist

    Wanita 63 tahun itu menuturkan, selama beberapa tahun ini momen HUT RI seakan tak seseru biasanya. Gairah dalam menyambut HUT RI seakan hilang.

    “Dulu tuh orang berbondong-bondong masang bendera depan rumah. Terus kalau sudah dekat 17an udah mulai ada sumbangan setiap rumah untuk mengadakan lomba 17an. Sekarang orang-orang seakan gak punya semangat itu,” tuturnya.

    Ia menceritakan, setiap 17an selalu menunggu lomba sepak bola pakai daster yang membuat perut terkocok saat menontonnya.

    “Dulu itu seru, lomba paling ditunggu lomba main bola pakai daster. Ada yang suaminya pakai daster kebesaran, ada yang kekecilan. Terus mereka bergaya kayak istrinya. Ada yang dimarahi istrinya karena dasternya sobek. Pulang-pulang istrinya marah terus sampai mengocok perut,” cerita Siah dengan semangat.

    “Terus malam kita karaoke dan bagikan hadiah. Dulu saya menang juara 1 karaoke antar Kaling. Bangga banget. Jadi cerita besoknya. Ada yang bisa diceritakan pokoknya,” lanjutnya.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook