
Potasium, vitamin C, folat, phytochemicals dan sulforaphane yang terdapat pada sayuran Cruciferous yang merujuk pada genus Brassica dapat melindungi sel-sel tubuh dari karsinogen.
Karena sayur yang berbeda memiliki efek manfaat yang berbeda pula, coba untuk mengonsumsi sayuran yang bervariasi, ya.
Dengan rajin mengonsumsi sayur, tulang kamu juga akan ‘berterimakasih’ kepada kamu! Kandungan vitamin K dan kalsium yang terdapat pada sayuran cruciferous bisa memberikan nutrisi untuk menjaga kesehatan tulang. Kurangnya vitamin K kerap diasosiasikan dengan osteoporosis, lho.
Tidak ingin, dong, ketajaman berpikir kamu berkurang? Kamu bisa mencegahnya dengan sering-sering makan sayur! Asam folat dan antioksidan yang bisa didapatkan dari mengonsumsi sayuran, terutama sayuran daun, memberi nutrisi yang baik untuk otak kamu.
Terlebih pada masa seperti ini, imunitas yang baik itu sungguh sangat esensial! Salah satu nutrisi yang sangat berpengaruh pada imunitas adalah vitamin C.
Ngomong-ngomong soal vitamin C, biasanya pikiran seseorang akan langsung mengarah ke buah jeruk. Padahal, Kalian tahu tidak kalau paprika dan brokoli itu mengandung lebih banyak vitamin C dari jeruk?
Maka dari itu, mengonsumsi beberapa jenis sayur bisa menjadi sumber vitamin C yang sangat baik, yang lalu akan berkontribusi untuk menguatkan daya tahan tubuh.