Tim Satgas Trisula Kabur Saat Ingin Membubarkan Tambang di Sarang Ikan

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH– Sebanyak 20 orang tim satuan tugas (satgas) trisula dikepung masyarakat penambang didaerah sarang Ikan, Kecamatan Lubuk Besar, Selasa (6/1/2025).

    Awalnya warga mengira bahwa rombongan bersal dari Satgas PKH. Namun setelah ditanya, rombongan mengaku dari satgas Trisula ketika dikepung warga. Tim satgas tersebut dikepung bukan tanpa alasan. Saat tim satgas mencoba membubarkan para penambang ilegal, tim satgas malah arogan dan tidak menggunakan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Bahkan membongkar secara paksa semua pondok camp para penambang secara paksa.

    Hal itu diungkapkan salah satu warga Lubuk Besar, Tole melalui pesan singkat whatsapp.

    “Jadi mereka ini rombongan satgas yang awalnya kami kira PKH ternyata Satgasa Trisula yang berjumlah sekitar 20 orang mau menertibkan tambang ilegal. Namun, cara penertibannya arogan dan sok berkuasa sehingga memicu amarah warga setempat,” ungkapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Mendengar adanya kegaduhan dan arogansi serta intimidasi dari tim satgas, warga akhirnya berbondong-bondong menyambangi sarang ikan yang kebetulan ada 1 mobil yang tertinggal karena masuk parit akibat ingin melarikan diri dari kepungan warga.

    “Dari ibu-ibu, tukang kebun, nelayan, penambanb semua akhirnya pergi ke sana. Ini udah bukan lagi penyelesaian damai tapi arogansi. Makannya warga ngumpul semua,” ujar pria yang berprofesi sebagai nelayan itu.

    Ia melanjutkan, akibat arogansi tim satgas tersebut warga langsung mengepung tim satgas. Bahkan 2 rombongan pertama langsung melarikan diri lantaran tak mau dikeroyok.

    “Cuma 1 mobil yang mau melarikan diri malah masuk ke parit mobilnya. Sampai warga bilang setinggi apapun pangkatnya kalau sudah mengusik masalah perut masyarakat, maka pasti tak kasih mundur. Itupun karena emosi terpicu dari tim satgas ini,” tegasnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Pokonya dari 20 orang itu ada sekitar 1 rombongan lah yang tertinggal karena mobilnya masuk parit. Saya lupa berapa orang, tapi penuh dari 5 orang dan langsung disidang warga ditempat,” tambahnya.

    Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari tim satgas PKH dan Satgaa Trisula wilayah Bangka Belitung. Pihak intrik.id masih berupaya menghubungi tim satgsa, namun belum mendapatkan respon.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Damkar Bangka Tertipu, Zalfika Ingatkan UU ITE

    Damkar Bangka Tertipu, Zalfika Ingatkan UU ITE

    PNS Bangka Tengah Rudapaksa Anaknya Sendiri

    PNS Bangka Tengah Rudapaksa Anaknya Sendiri

    Jasad Aditya Ditemukan Mengapung 50 Meter dari Lokasi Kejadian

    Jasad Aditya Ditemukan Mengapung 50 Meter dari Lokasi Kejadian

    Usai Ujian, Mahasiswa Polman Bangka Belitung Tenggelam di Pantai Teluk Uber

    Usai Ujian, Mahasiswa Polman Bangka Belitung Tenggelam di Pantai Teluk Uber

    Tim Turunkan Perahu Karet untuk Evakuasi Pelajar

    Tim Turunkan Perahu Karet untuk Evakuasi Pelajar

    Diguyur Hujan Semalaman, 40 Rumah Warga Desa Perlang Terendam Banjir

    Diguyur Hujan Semalaman, 40 Rumah Warga Desa Perlang Terendam Banjir

      Ikuti kami di Facebook