
INTRIK.ID, BABEL – Kantor Perwakilan Bank Indonesia atau BI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus mendukung produk UMKM untuk tembus di pasar Internasional.
Berdasarkan pengalamannya, Kepala Kantor BI Babel, Budi Widihartanto sebelumnya sukses memasarkan kain Karawo ke New York.
“Kemarin kita sempat pasarkan produk kain namanya Karawo, khas Gorontalo ke New York dan Turki,” ungkapnya saat menemui Ketua Dekranasda Kepulauan Bangka Belitung, Melati Erzaldi di Rumah Dinas Gubernur Babel, Jumat (11/2/2022).
Tentu pengalaman ini akan memberikan peluang. Dirinya pun mengungkapkan kesiapan untuk mendukung UMKM di Babel.
Budi juga mengungkapkan keresahannya, dari awal kain Karawo tidak dikenal masyarakat hingga bisa dikenakan langsung oleh Ibu Negara Republik Indonesia.
“Perajin ini kita beri tahu, kadang paduan warna yang mereka pilih terlalu mencolok. Sehingga dari estetika kurang bisa diterima masyarakat,” ungkapnya.
Disampaikannya, ia juga terus berkonsultasi dengan berbagai pihak, termasuk konsultan pemasaran yang ada di New York mengenai produk kain Karawo yang kemudian disesuaikan dengan selera masyarakat luar negeri.
“Kalau kain di Babel, paduan warnanya saya rasa sudah bagus. Mencolok tapi nyambung. Untuk pemasaran kita bisa fasilitasi baik secara nasional dan internasional, karena kita sudah punya kantor perwakilan di New York. Tapi memang tidak mudah, ada tahapan yang harus terpenuhi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Babel, Melati mengatakan terus mengupayakan regenerasi produk, karena menurutnya membuat Tenun Cual ini tidak mudah.
“Bisa berjam-jam duduk tidak kemana-mana. Anak-anak atau remaja terus kita edukasi. Karena sebelumnya, bisa dikatakan kain ini hampir punah,” kata Melati.
Pertama harus diperhatikan kebutuhan administratif pelaku usaha, lalu untuk produk diperhatikan pula bagaimana estetika produk, model, ukuran, dan pengemasannya. Kemudian dipastikan kembali, bahwa pelaku usaha mampu memenuhi kuantitas produk, karena ketika permintaan meningkat, pelaku usaha memenuhi kebutuhan pasar.
“Ada beberapa UMKM yang mungkin mampu memenuhi permintaan pasar ini,” jelas Ketua Dekranasda Melati.
Pada kesempatan ini turut hadir pula Ibu Henny Widihartanto, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Babel yang sekaligus Ketua Harian Dekranasda Babel, Tarmin AB. (red)