
Kehadiran berbagai organisasi ini diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyosialisasikan pemanfaatan pangan lokal hingga ke tingkat rumah tangga.
Dalam sambutannya, Ketua GOW Kota Pangkalpinang, Susanti, menekankan pentingnya kreativitas ibu-ibu dalam mengolah bahan pangan yang ada di sekitar lingkungan kita. Menurutnya, potensi pangan lokal Bangka Belitung sangat besar namun belum tergarap maksimal secara variasi menu.
“Pelatihan ini bertujuan memberikan informasi dan edukasi bagaimana mengelola bahan pangan lokal dengan prinsip B2SA. Dengan meningkatkan keterampilan mengolah pangan lokal, secara tidak langsung kita ikut membantu mengurangi ketergantungan terhadap bahan pangan impor,” ujar Susanti.