Tarik Investor, Pemprov Babel Kebut Peningkatan Konektifitas Tanjung Ular dan Kawasan Industri

    INTRIK.ID, JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus mendorong peningkatan pembangunan infrastruktur transportasi guna mendukung konektivitas dan pembangunan kawasan industri yang berkelanjutan dan berdaya saing.

    Hal itu dilakukan untuk menarik minat para investor yang merupakan bagian dari realisasi pembangunan dan penciptaan lapangan pekerjaan di Babel.

    Pendukung konektivitas keduanya itu, Pemprov Babel membidik penetapan dan pengembangan Kawasan Industri Tanjung Ular dan Persiapan operasional pelabuhannya di Kabupaten Bangka Barat.

    “Dengan adanya rapat pembahasan ini, kita berharap segala urusan perizinan bisa dikebut dan dievaluasi dari para Kementerian agar dapat diketahui kekurangannya,” kata Pj Gubernur Ridwan Djamaluddin, Kamis (19/1/2023).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Dikatakannya, berkenaan dengan progres pembangunan Pelabuhan Tanjung Ular Bangka Barat telah melalaui kajian feasibility study (FS) pada tahun 2019, rencana induk pelabuhan (RIP) 2019, studi daerah lingkungan kerja pelabuhan (DLKr ) dan daerah lingkungan kawasan perairan (DLKp) 2019.

    Kemudian, masterplan dan Detail Engineering Design (DED) 2019, analisis mengenai dampak lingkungan hidup (AMDAL) dilaksanakan tahun 2018 serta lokasi pelabuhan sudah jadi milik Pemda kurang lebih 4,8 hektar dan pembebasan lahan PT Timah kurang lebih 100 hektar, dan pembangunan fisik Pelabuhan Tanjung ular (tahun 2020-2022).

    Sementara itu, status Kawasan Industri Tanjung ular dan rencana tindak lanjutnya tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang RPJMN tahun 2015 -2019 yang menyebutkan bahwa pengembangan Pelabuhan Muntok merupakan kegiatan strategi infrastruktur jangka menengah nasional.

    Lalu ada Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2017 tentang Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 tentang Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN) menyebutkan bahwa, Pelabuhan Muntok ditetapkan sebagai pelabuhan pengumpul. Kemudian berdasarkan Perda Nomor 2 Tahun 2014 tentang RT RW Babel Tahun 2014-2034 KIPT Tanjung ular ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Provinsi.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Pada tahun 2014, Kabupaten Bangka Barat ditetapkan sebagai kawasan perhatian investasi (KPI ) dalam masterplan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia 2011-2025 (MP3Ei) dan selanjutnya masuk dalam wilayah pengembangan strategi (WPS) 5 dalam pengembangan infrastruktur Kementerian PUPR tahun 2019,” tutupnya. (*/red)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Puluhan Guru di Pangkalpinang Dibekali Keterampilan Kreatif

    Puluhan Guru di Pangkalpinang Dibekali Keterampilan Kreatif

    Selama Satu Dekade, Hampir 1,5 Juta Pohon Ditanami PT Timah Tbk di Bangka Belitung

    Selama Satu Dekade, Hampir 1,5 Juta Pohon Ditanami PT Timah Tbk di Bangka Belitung

    Agar Tetap Eksis, PT Timah Tbk Turut Jaga dan Lestarikan Kearifan hingga Budaya Daerah

    Agar Tetap Eksis, PT Timah Tbk Turut Jaga dan Lestarikan Kearifan hingga Budaya Daerah

    Akhir Tahun 2025, Bangka Belitung Capai Target Inflasi Nasional

    Akhir Tahun 2025, Bangka Belitung Capai Target Inflasi Nasional

    BI Babel Perkuat Sektor Pertanian dan Perikanan Lewat Capacity Building GNPIP

    BI Babel Perkuat Sektor Pertanian dan Perikanan Lewat Capacity Building GNPIP

    Belum Limbah, Buku Ichwan Azwardi Tegaskan SHP Penambangan Masyarakat Masih Kaya Potensi

    Belum Limbah, Buku Ichwan Azwardi Tegaskan SHP Penambangan Masyarakat Masih Kaya Potensi

      Ikuti kami di Facebook