Scroll untuk baca artikel
BangkaEkonomi/BisnisPeristiwa

Tambang Inkonvensional Nelayan Satu Kembali Beroperasi, Nelayan : Mohon Pihak Berwenang Tertibkan

430
×

Tambang Inkonvensional Nelayan Satu Kembali Beroperasi, Nelayan : Mohon Pihak Berwenang Tertibkan

Sebarkan artikel ini
IMG 20230428 WA0002 1
Caption : Kondisi aktivitas Tambang Inkonvensional ( TI ) dijalur alur sungai keluar masuk perahu. Sumber Foto : SR

BANGKA. SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Seperti tidak ada habisnya masalah sosial yang ditimbulkan akibat aktivitas penambangan timah. Mulai dari polemik perebutan lokasi hingga gontok – gontok kepentingan antara penambang dan nelayan.

Penomena diatasi terjadi juga di Lingkungan Nelayan 1 Sungailiat, akibat aktivitas sejumlah Tambang Inkonvensional ( TI ) Rajuk, alur keluar masuk perahu nelayan menjadi dangkal.
Dangkalnya alur tersebut dikarenakan tailing ( sisa bahan aktivitas tambang) menumpuk di alur dimaksud.

Diketahui sebelumnya lokasi aktivitas TI dimaksud sudah dilarang untuk dilakukan penambangan. Namun faktanya masih ada yang bekerja.

Kondisi menumpuknya tailing didalam alur Sungai dikeluhkan nelayan setempat SR. Kepada Redaksi INTRIK ID, Jumat ( 28/4/2023) sore SR mengatakan kalau air lagi surut penuh pasir tailing perahu susah keluar dan masuk.

“Kita paham penambang cari makan, namun kita sebagai nelayan butuh alur sungai itu untuk keluar masuk perahu. Satu – satunya alur yang dalam masih tinggal disitu ( tempat aktivitas TI ) coba kalau mau kerja jangan di alur jalan perahu,” pinta SR.

Menurut SR dirinya sudah pernah menyampaikan kepada salah satu pekerjaan TI, jangan bekerja di jalur keluar masuk perahu.

“Saya sudah pernah menyampaikan kepada pekerja TI supaya jangan bekerja di jalur keluar dan masuk perahu. Coba bekerja dilokalisasi yang tidak menggangu kepentingan nelayan. Namun omongan saya seperti angin lalu,” ungkap SR kesal.

Masih kata SR, dirinya terpaksa menyampaikan kondisi ini untuk dipublikasikan agar pihak terkait bisa menertibkan TI dimaksud.

“Tolong pak apa yang saya sampaikan dimuat dalam berita, mungkin dengan cara ini pihak berwenang bisa menertibkan TI tersebut. Setau saya dulu lokasi diseputaran Lingkungan Nelayan satu ini sudah dilarang adanya aktivitas penambangan. Tapi faktanya masih ada mohon pihak berwenang tertibkan,” pinta SR.

Disinggung apakah aktivitas TI dimaksud dibekingi pihak tertentu?

“Soal ada atau tidak pihak yang backing TI itu saya kurang paham, namun secara logika kalau tidak ada pihak menjamin tidak mungkin penambang berani,” tutupnya.