Tak Ada Sosialisasi, Masyarakat Hentikan Pembangunan Cafetaria di Koba

    Foto: Warga saat menghentikan pembangunan cafetaria. (Erwin)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Masyarakat Padang Mulia memaksa menghentikan proyek pembangunan cafetaria milik Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah di lahan ex PT Kobatin, Koba, Rabu (18/10/2023).

    Masyarakat merasa pembangunan itu tanpa sosialisasi dan pengalihan fungsi lahan yang tidak sesuai dengan masterplan awal dari pihak kelurahan dan Pemda.

    Andri, salah satu tokoh pemuda warga Kelurahan Padang Mulia RT 9 menyebutkan, jika pembangunan tersebut tidak melibatkan masyarakat sekitar.

    “Kami saja tidak tahu siapa yang bangun, siapa yang borong. Yang kami tau, dulu ini mau dijadikan TPA oleh masjid Alfurqon tapi gak boleh karena mau dibangun Klinik dan lokasi UMKM. Kok tiba-tiba mau bangun cafetaria oleh orang luar malah boleh,” ucapnya kepada intrik.id.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia menilai masyarakat di Padang Mulia seakan tidak pernah dianggap oleh investor maupun pemerintah karena tidak pernah dilibatkan baik dalam sosialisasi dan pengerjaannya.

    “Mau tambak udang, mau pembangun cafetaria ini dan yang lainnya hampir tidak pernah ada sosialisasi. Wajar kami mempertanyakan kenapa harus orang luar bukannya kami sebagai pribumi,” ujarnya.

    Andri juga menegaskan, agar pembangunan tersebut dihentikan sementara sampai ada kejelasan dari pemerintah terkait pembangunan cafetaria itu.

    “Kami minta ini distop sementara. Dan tadi juga sudah ada omongan dari pak lurah. Kalau sudah ada kejelasan silahkan lanjutkan. Kalau sudah ada keputusan pak lurah dan mereka masih meneruskan pekerjaan, maka akan kami hentikan secara paksa,” tegasnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Tagged with:
    Cafetaria
    Mungkin Suka Ini juga:
    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan