Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Tak Ada Sosialisasi, Masyarakat Hentikan Pembangunan Cafetaria di Koba

666
×

Tak Ada Sosialisasi, Masyarakat Hentikan Pembangunan Cafetaria di Koba

Sebarkan artikel ini
IMG 20231018 WA0001
Foto: Warga saat menghentikan pembangunan cafetaria. (Erwin)

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Masyarakat Padang Mulia memaksa menghentikan proyek pembangunan cafetaria milik Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah di lahan ex PT Kobatin, Koba, Rabu (18/10/2023).

Masyarakat merasa pembangunan itu tanpa sosialisasi dan pengalihan fungsi lahan yang tidak sesuai dengan masterplan awal dari pihak kelurahan dan Pemda.

Andri, salah satu tokoh pemuda warga Kelurahan Padang Mulia RT 9 menyebutkan, jika pembangunan tersebut tidak melibatkan masyarakat sekitar.

“Kami saja tidak tahu siapa yang bangun, siapa yang borong. Yang kami tau, dulu ini mau dijadikan TPA oleh masjid Alfurqon tapi gak boleh karena mau dibangun Klinik dan lokasi UMKM. Kok tiba-tiba mau bangun cafetaria oleh orang luar malah boleh,” ucapnya kepada intrik.id.

Ia menilai masyarakat di Padang Mulia seakan tidak pernah dianggap oleh investor maupun pemerintah karena tidak pernah dilibatkan baik dalam sosialisasi dan pengerjaannya.

“Mau tambak udang, mau pembangun cafetaria ini dan yang lainnya hampir tidak pernah ada sosialisasi. Wajar kami mempertanyakan kenapa harus orang luar bukannya kami sebagai pribumi,” ujarnya.

Andri juga menegaskan, agar pembangunan tersebut dihentikan sementara sampai ada kejelasan dari pemerintah terkait pembangunan cafetaria itu.

“Kami minta ini distop sementara. Dan tadi juga sudah ada omongan dari pak lurah. Kalau sudah ada kejelasan silahkan lanjutkan. Kalau sudah ada keputusan pak lurah dan mereka masih meneruskan pekerjaan, maka akan kami hentikan secara paksa,” tegasnya.