
“Jadi mereka yang positif ini tidak digabung, kita juga memiliki dokter penyakit dalam untuk merawat para ODGJ itu bagi gejala ringan dan sedang saja,” tegasnya.
dr Ria juga mengatakan pihaknya selalu mengedukasi kepada para ODGJ untuk menggunakan masker dengan baik meskipun di dalam rumah sakit.
“Ini tantangan pegawai kita karena mengedukasi masyarakat normal dengan ODGJ ini berbeda. Tapi mereka saat ini sudah mulai mengerti,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa ODGJ justru lebih rentan terhadap terpapar virua asal Cina tersebut karena tingkatan stresnya lebih tinggi dibandingkan dengan masyarakat normal.