Stunting Bangka Tengah Naik 3,73 Persen, Pemkab Berharap Berbalik Turun di Semester II

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Bangka Tengah masih menghadapi pekerjaan rumah. Setelah mengalami kenaikan 3,73 persen pada Semester I 2026, pemerintah daerah kini berharap tren tersebut berbalik pada Semester II.

    Harapan itu salah satunya bertumpu pada meningkatnya kunjungan masyarakat ke Posyandu dalam beberapa bulan terakhir. Namun, apakah peningkatan kunjungan tersebut benar-benar berdampak terhadap penurunan angka stunting, hasilnya baru akan diketahui setelah data resmi dirilis pada Januari 2027.

    Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Bangka Tengah, Wiwik Susanti, dalam kegiatan Penyusunan Laporan Percepatan Penurunan Stunting Semester II Tahun 2026 di Arung Dalam, Selasa (3/11/2026).

    “Angka stunting di Semester I naik 3,73 persen. Kemungkinan besar turun di Semester II karena kunjungan Posyandu meningkat drastis. Namun, data resminya akan keluar pada Januari 2027,” kata Wiwik.

    Pernyataan tersebut menjadi perhatian dalam evaluasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Bangka Tengah. Sebab, meningkatnya kunjungan Posyandu perlu diikuti dengan pemantauan tumbuh kembang anak, intervensi gizi, serta pendampingan keluarga yang berisiko.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook