Stunting Bangka Tengah Naik 3,73 Persen, Pemkab Berharap Berbalik Turun di Semester II

    “Camat, Kades dan Lurah adalah ujung tombak dalam pengurangan stunting di Bangka Tengah. Mereka yang berhadapan langsung dengan masyarakat, yang tahu kondisi keluarga, ibu hamil, dan balita di wilayahnya,” tegas Ali.

    Menurutnya, penurunan stunting merupakan prioritas nasional yang membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Koordinasi lintas sektor harus diperkuat agar setiap program dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

    “Kita ingin menyatukan komitmen bahwa stunting adalah tugas semua lini. Ini prioritas nasional, tujuannya agar keluarga di Indonesia dan khususnya di Bangka Tengah menjadi keluarga yang sejahtera, dengan peran masing-masing stakeholder termasuk lintas sektor,” katanya.

    Melalui penyusunan laporan Semester II tersebut, TPPS Bangka Tengah diharapkan dapat mengevaluasi pelaksanaan program, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta merumuskan langkah strategis untuk mempercepat penurunan stunting.

    Kini, perhatian tertuju pada hasil pendataan berikutnya. Peningkatan kunjungan Posyandu menjadi sinyal positif, tetapi keberhasilan intervensi tetap harus dibuktikan melalui data stunting resmi yang akan diumumkan pada Januari 2027.

    Pages: 1 2 3Show All
      Ikuti kami di Facebook