
“Biaya SPP kami paling murah se Bangka ini tapi nominalnya tidak usah saya sebutkan, tidak etis. Mungkin juga karena sekolah negeri buka dua gelombang jadi siswa ini daftar ke negeri dulu,” pungkasnya.
Meskipun begitu, Ismail menilai jumlah siswa yang masuk ke sekolahnya akan bertambah seiring dengan mulai aktifnya kegiatan belajar mengajar nanti.
“Sekarang siswa ini pasti mendaftar ke sekolah negeri dulu, tapi setelah diseleksi nanti akan ada yang tersingkir dan pindah ke sekolah swasta. Kami tetap akan menerima karena kalau swasta tidak ada batasan, beda sama negeri,” jelasnya.
Ia juga mengatakan bahwa lulusan SMA Bakti Sungailiat tidak kalah dengan lulusan sekolah lainnya baik dari sisi prestasi maupun akademik.