
”Hari ini kita turun lengkap. Fokus utama kita adalah normalisasi siring yang mampet. Kita lihat sendiri, sedimentasi dan sampah sudah menutup jalur air. Jika tidak kita angkat bersama, dampaknya adalah banjir yang merugikan warga sendiri,” ujar Wakil Wali Kota di sela-sela kegiatan.
Guna memastikan pembersihan berjalan efektif, sejumlah instansi terkait turut diterjunkan, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mengerahkan armada truk sampah untuk mengangkut limbah siring. BPBD Kota Pangkalpinang membantu evakuasi material berat dan pembersihan tanaman liar yang menghambat arus air. Aparatur Wilayah, seluruh Camat dan Lurah setempat turun langsung memandu warga di wilayah masing-masing.
Wakil Wali Kota mengapresiasi antusiasme warga yang ikut turun membawa cangkul dan peralatan kebersihan. Namun, beliau juga mengingatkan bahwa gotong royong ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat agar masyarakat berhenti membuang sampah ke saluran air.