SBY Atasi Asap Riau dalam 3 Minggu, Prabowo Bagaimana?

    Caption: Kebakaran hutan. (Ist)

    Pada era Prabowo, pemerintah juga mengerahkan sumber daya dan memperkuat operasi pemadaman. Namun, kebakaran yang meluas ke beberapa provinsi membuat keberhasilan penanganan perlu diukur secara nasional, bukan hanya berdasarkan kondisi satu daerah.

    Ukuran keberhasilan semestinya mencakup penurunan luas lahan terbakar, membaiknya kualitas udara, berkurangnya dampak kesehatan, penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran, dan kemampuan mencegah kebakaran berulang.

    Publik juga membutuhkan data yang diperbarui secara berkala agar dapat mengetahui apakah target penanganan benar-benar tercapai.

    Tantangan Prabowo: Memadamkan Api dan Mencegahnya Berulang

    Pengalaman operasi tiga minggu pada era SBY menjadi catatan penting tentang perlunya target yang jelas dan koordinasi yang terukur dalam menghadapi karhutla.

    Bagi Prabowo, tantangannya bukan hanya mempercepat pemadaman di lokasi yang terbakar, tetapi juga memastikan kebakaran di berbagai wilayah dapat dikendalikan tanpa terus menimbulkan kabut asap dan gangguan kesehatan masyarakat.

    Pada akhirnya, keberhasilan penanganan karhutla tidak semata-mata ditentukan oleh seberapa cepat seorang presiden mengeluarkan instruksi. Ukuran yang lebih penting adalah seberapa cepat instruksi itu menghasilkan perubahan di lapangan dan seberapa kuat pemerintah mencegah bencana serupa kembali terjadi.

    Jika operasi SBY pada 2014 dikenang melalui target tiga minggu di Riau, publik kini menunggu bukti terukur mengenai seberapa efektif langkah pemerintahan Prabowo mengatasi karhutla yang meluas pada 2026.

    Pages: 1 2 3Show All
      Ikuti kami di Facebook