Satu Lagi Pasien Covid-19 Meninggal Asal Belinyu

    Foto: Proses penguburan HKS di TPU Kemujan Sungailiat.(ist)

    BELINYU, INTRIK.ID — Satu orang warga Kecamatan Belinyu kembali meninggal dunia dan dinyatakan positif covid-19, Senin (4/1/2021). Pasien dengan inisial S (60) itu menjadi warga Belinyu ke tiga yang dikebumikan secara protokol covid-19.

    S sendiri sudah terlebih dulu dirawat inap Ruang Garuda RS Depati Bahrin Sungailiat.

    Pada hari yang sama pihak medis juga mengambil swab dan hasil pemeriksaan dari Tes Cepat Molekuler (TCM) Laboratorium RS Depati Bahrin menunjukkan hasil positif.

    Jubir Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra mengatakan tim covid dari kecamatan dan desa langsung melakukan penggalian kuburan dengan sistem protokol covid-19.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Yang bersangkutan dikebumikan di Kelekak Taru Belinyu yang dilakukan tim covid kecamatan bekerjasama dengan tim covid desa,” ungkapnya.

    Ia mengatakan saat ini sudah ada tujuh orang terkonfirmasi positif covid-19 yang meninggal dunia dimana tiga diantaranya berasal dari Belinyu.

    “Jadi sudah ada tujuh orang yang meninggal, tiganya dari belinyu, dua dari mendobarat, pemali satu dan sungailiat satu orang,” tegas Boy Yandra.

    Baca jugaAwal Tahun 2021 Kasus Covid-19 di Bangka Diangka 729

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Selain itu, ia juga mengatakan ada 16 orang terkonfirmasi positif covid-19 dimana tujuh diantaranya dari kecamatan sungailiat dan 11 sudah dinyatakan sembuh.

    “Total perhari ini sudah ada 745 positif dan 622 sembuh. Jadi masih ada123 lagi yang masih diisolasi dan karantina serta tujuh meninggal,” terangnya.

    Untuk itu Boy Yandra menghimbau agar selalu mematuhi protokol kesehatan covid-19 dengan selalu menggunakan masker dimana saja.

    “Selain itu seketika kita melakukan tes swab satu atau dua, sebelum hasilnya keluar kita harus isolasi mandiri dulu, nanti ketika sudah keluar dan dinyatakan negatif baru beraktivitas seperti biasa,” tegasnya.

    Ia juga menambahkan ketika batuk ataupun demam untuk segera diperiksa ke pihak pelayanan medis baik itu puskesmas maupun rumah sakit.

    “Kontak keluarga sudah terjadi dimana-mana jadi ketika demam, batuk maupun flu langsung dibawa ke pihak kesehatan sehingga bisa dengan cepat memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkas Boy Yandra.(int)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Balok Timah PT PMP Dirampok, Berkas Perkara akan Segera Dikirim ke JPU

    Balok Timah PT PMP Dirampok, Berkas Perkara akan Segera Dikirim ke JPU

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air