
PANGKALPINANG. INTRIK.ID – Depati Amir adalah kebanggan masyarakat Bangka Belitung atas perjuangannya dalam mewujudkan Kemerdekaan Indonesia dari Pulau Bangka. Depati Amir resmi dikukuhkan menjadi Pahlawan Nasional dari Bangka Belitung pada 8 November 20218 lalu.
Sosoknya yang begitu tangguh melawan Belanda yang mulai membuat parit-parit penambangan timah di Pulau Bangka. Membuat Depati Amir menjadi ancaman bagi Belanda.
Dengan hadirnya Pahlawan Nasional dari Bangka Belitung membuktikan bahwa Bangka Belitung adalah bagian dari perjuangan Indonesia. Apalagi kala itu, Bangka Belitung menjadi salah satu distrik yang diincar oleh Belanda karena memiliki banyak kekayaan alam timah dan lada.
“Ketika memiliki Pahlawan Nasional dari daerah itu, seperti punya peran terhadap pembentukan Ke Indonesiaan ini, kami punya pahlawan yang hebat. Provinsi lengkap dengan adanya pahlawan nasional. Disamping Pahlawan itu menjadi teladan, panutan, memberi semangat untuk lebih giat membangun Provinsi ini,” cerita Elvian.
Ada banyak tantangan kata dia dalam pengusulan Depati Amir menjadi Pahlawan Nasional. Tim harus mengumpulkan berbagai bukti-bukti ilmiah tentang sejarah perjuangannya, mematahkan keterangan para sejarawan dahulu yang menyebutkan Depati Amir menyerah. Hal itu perlu dilakukan kajian untuk mencari bukti hingga ke negeri Belanda.
Kala itu, Manajemen PT Timah yang juga tergabung dalam tim TP2GD ikut mendukung penuh untuk menyukseskan perjuangan pengajuan Pahlawan Nasional dengan mendukung penuh dua seminar yang menjadi salah satu syarat untuk pengusulan pahlawan nasional.
Selain itu, PT Timah juga memfasilitasi tim peneliti dan pengkaji untuk mencari arsip baik di arsip nasional maupun di Kantor Arsip Nasional Belanda.