
INTRIK.ID, BANGKA – Upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja tidak cukup hanya mengandalkan penyuluhan dari aparat. Teman sebaya juga bisa menjadi pengingat sekaligus tempat berbagi informasi yang dipercaya.
Pendekatan inilah yang diperkuat Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka melalui program Pendidik Sebaya Anti Narkoba di MTsS Plus Bahrul Ulum Islamic Centre Sungailiat, Rabu (4/11/2026).
Dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna kompleks Islamic Centre tersebut, tiga santri dipercaya menjadi Duta Sebaya Anti Narkoba, yakni Asyifa Putri Cafli, Gaza Guevara Aulia, dan Amsyar Asyfaq.
Ketiganya diharapkan menjadi penggerak edukasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar, dengan menyampaikan informasi tentang bahaya narkoba menggunakan pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan remaja.
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 11.30 WIB itu diikuti para asatidz, ustadzah, santri, dan santriwati. Penyuluh Narkoba BNN, Dita Febriani, S.Ikom., turut mendampingi sekaligus memberikan penguatan mengenai peran pendidik sebaya.
Kepala MTsS Plus Bahrul Ulum Islamic Centre, Ustaz Ali Mafrohim, menyambut baik keterlibatan lembaganya dalam program tersebut.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga memastikan santri memiliki bekal untuk menjaga diri dan masa depannya dari pengaruh negatif.